Berawal dari iseng mengisi libur semester, Samiul Hadi justru meraih double winner Call for Papers A
Berawal dari iseng mengisi libur semester, Samiul Hadi justru meraih double winner Call for Papers A
26 Desember 2025 | Tim Media UISI

Berawal dari Iseng Liburan, Samiul Hadi Raih Double Winner Call for Papers ASKINDO 2025

Tanpa ekspektasi besar dan bersaing dengan peserta dari kampus ternama hingga profesional, ia berhasil melangkah ke final dan memenangkan dua

 

Libur semester biasanya dihabiskan dengan pulang kampung, tidur siang kepanjangan, atau pura-pura lupa kalau semester depan masih ada skripsi. Tapi liburan kali ini membawa cerita berbeda bagi Samiul Hadi. Niat awalnya sederhana: mengisi waktu kosong. Hasil akhirnya tak sesederhana itu, ia pulang dengan status double winner Call for Papers ASKINDO 2025.

Sejak awal, Samiul tidak datang dengan percaya diri berlebihan. Di hadapannya ada peserta dari kampus-kampus besar dan para profesional yang sudah lebih dulu akrab dengan dunia kerja. Masuk final saja sudah terasa di luar dugaan, apalagi menang di dua kategori sekaligus. Tapi justru dari situ ia memilih untuk jalan terus, menyelesaikan apa yang sudah dimulai tanpa banyak berharap.

Di tulisan pertamanya, Samiul mengaitkan SDGs dengan peran PT Askrindo dalam isu Carbon Insurance. Ia melihat asuransi bukan cuma soal ganti rugi, tapi juga punya ruang untuk ikut bicara soal masa depan lingkungan. Sementara pada tema Third Party Liability asuransi kendaraan bermotor, ia tidak mencoba menciptakan konsep baru. Ia justru merangkai ulang hal-hal yang sudah ada dari sistem navigasi hingga prinsip perlindungan risiko lalu menemukan celah yang relevan.

Semua proses itu ia jalani sendirian. Tanpa tim, tanpa diskusi panjang, dan dengan tantangan utama yang klasik: bingung mencari ide. Namun di tengah keraguan, Samiul memilih percaya bahwa usaha yang dijalani dengan sungguh-sungguh akan menemukan jalannya sendiri. Dukungan orang tua menjadi pegangan paling konsisten di sepanjang proses. 

Ke depan, Samiul tidak berbicara soal target besar. Ia hanya ingin terus memberi manfaat, menginspirasi, dan tentu saja, membuat orang tuanya bangga. Karena kadang, kemenangan memang datang bukan dari rencana matang, tapi dari keberanian untuk mencoba saat sedang tidak ada rencana apa-apa.

Artikel Terkait