Suasana diskusi Prodi Manajemen Rekayasa UISI bersama jajaran PT Barata Indonesia
Suasana diskusi Prodi Manajemen Rekayasa UISI bersama jajaran PT Barata Indonesia
9 September 2026 | Tim Media UISI

Menjalin Sinergi, Prodi Manajemen Rekayasa UISI Jajaki Kolaborasi dengan PT Barata Indonesia

Program Studi Manajemen Rekayasa UISI mengunjungi PT Barata Indonesia untuk memperkuat sinergi akademik dan industri serta menjajaki peluang magang, pembelajaran berbasis proyek, dan riset terapan.

Gresik, 27 Agustus 2026 – Program Studi Manajemen Rekayasa, Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), melaksanakan kunjungan industri ke PT Barata Indonesia (Persero) di Gresik pada Rabu, 27 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan dan membuka peluang kolaborasi antara dunia akademik dan industri manufaktur nasional.

Kunjungan ini tak sekadar mengenalkan mahasiswa pada lingkungan pabrik secara langsung. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi fondasi awal bagi berbagai bentuk kerja sama ke depan. Beberapa peluang yang tengah dijajaki meliputi program magang mahasiswa, keterlibatan praktisi industri dalam perkuliahan, hingga pengembangan pembelajaran berbasis praktik (project-based learning) di lingkungan perusahaan.

Menjembatani Teori dan Praktik Industri

Pemilihan PT Barata Indonesia sebagai mitra potensial bukan tanpa alasan. Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang manufaktur dan rekayasa, aktivitas PT Barata Indonesia sangat selaras dengan kurikulum Manajemen Rekayasa. Mulai dari perencanaan proses produksi, teknologi manufaktur, rekayasa material, manajemen produksi, hingga layanan engineering dan perawatan, semuanya menjadi bagian dari kajian keilmuan yang dipelajari mahasiswa.

Dengan kompetensi utama di sektor Foundry (pengecoran), Hydromechanical, dan Energy, serta mengusung kerangka bisnis Manufacture, Maintenance, Engineering, and Services (MMES), PT Barata Indonesia menjadi laboratorium hidup yang ideal bagi mahasiswa. Interaksi langsung dengan para praktisi memberikan pengalaman berharga, di mana mahasiswa tidak hanya memahami konsep di kelas, tetapi juga menyaksikan penerapan nyata rekayasa dalam skala industri.

Menengok Arah Pengembangan Perusahaan

Dalam sesi pemaparan, para mahasiswa juga mendapatkan wawasan mendalam mengenai visi pengembangan dan fokus bisnis PT Barata Indonesia. Perusahaan saat ini terus menguatkan kapasitas di bidang manufaktur dan layanan MES (Maintenance, Engineering & Services) melalui tiga pilar bisnis utama: Foundry, Hidromekanikal, dan Komponen Industri.

Fokus ini menunjukkan bahwa perusahaan manufaktur kelas nasional dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, kebutuhan pasar, dan tantangan industri 4.0. Pengembangan fasilitas produksi serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menjaga daya saing. Hal ini sejalan dengan profil lulusan Manajemen Rekayasa UISI, yang dirancang untuk menjadi jembatan antara aspek teknis (engineering) dan manajerial, sehingga mampu berkontribusi dalam perencanaan, implementasi, hingga peningkatan performa sistem industri.

Membuka Peluang Kolaborasi Berkelanjutan

Melalui kunjungan ini, Prodi Manajemen Rekayasa UISI optimistis dapat membangun hubungan yang erat dan berkelanjutan dengan PT Barata Indonesia. Kolaborasi tidak akan berhenti pada kunjungan industri, tetapi berpotensi meluas ke program magang, studi kasus perusahaan, hingga proyek riset terapan yang menguntungkan kedua belah pihak.

Bagi Prodi Manajemen Rekayasa UISI, sinergi dengan dunia industri adalah keniscayaan untuk menciptakan pembelajaran yang link and match dengan kebutuhan dunia kerja. Kunjungan ke PT Barata Indonesia menjadi bukti nyata komitmen UISI dalam menjembatani kesenjangan antara pendidikan tinggi dan sektor industri. Harapannya, kemitraan ini terus berkembang dan memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi teknis sekaligus manajerial, serta mempersiapkan diri menjadi agen perubahan dalam kemajuan industri manufaktur nasional.

(DHK)

Artikel Terkait