Acara sidang senat terbuka wisuda kedua dilaksanakan di Gedung Wisma A. Yani hari selasa, 9/10)
Acara sidang senat terbuka wisuda kedua dilaksanakan di Gedung Wisma A. Yani hari selasa, 9/10)
12 Oktober 2018 | Tim Media UISI

UISI Kembali Luluskan 115 Wisudawan Unggul

UISI kembali menggelar acara Sidang Senat Terbuka Wisuda yang kedua dengan meluluskan 115 mahasiswanya dari departemen Manajemen dan Manajemen Rekayasa.

Gresik,UISI - UISI kembali menggelar acara sidang senat terbuka wisuda yang kedua dengan meluluskan 115 mahasiswa pada Selasa (9/10). Wisudawan berjumlah 72 dari departemen Manajemen dan 43 dari departemen Manajemen Rekayasa berlangsung di Gedung Wisma A. Yani. Acara ini dipimpin oleh bapak Ir. Tri Abdisatrijo, Direktur Enjiniring dan Proyek Semen Indonesia selaku ketua sidang senat. Acara ini juga dihadiri oleh Rektor UISI Bapak Prof. Dr. Ing. Herman Sasongko, Wakil rektor UISI, anggota senat, para dosen UISI, orang tua wisudawan dan para tamu undangan baik dari Semen Indonesia Foundation, serta wakil bupati Gresik.
Acara sidang senat terbuka wisuda ini dilaksanakan begitu khidmat sehingga prosesi wisuda tersebut berjalan dengan baik. Penghargaan wisudawan terbaik diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi dan IPK tertinggi diantaranta yaitu Anggun Pratiwi Oktaviani berasal dari departemen Manajemen dengan IPK 3,85, dan Eky Masbuchin berasal dari departemen Manajemen Rekayasa dengan IPK 3,83.

Rektor UISI Bapak Prof. Dr. Ing. Herman Sasongko dalam sambutanya mengatakan “Tanpa kehadiran saudara sekalian (wisudawan) yang dengan susah payah bahu membahu bersama kita, tidak mungkin UISI akan menuju Pengembangan yang menuju kemajuan oleh karena itu dengan harapan semoga kehidupan wisudawan di hari kemudian barokah dan memberikan andil yang besar buat kemajuan kemanusiaan, bangsa, serta masyarakat. Banyak yang harus dipersiapkan agar semua komponen dapat berperan secara optimal untuk mengantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, kuat dan besar. Namun salah satu faktor yang perlu dipersiakan secara terencana dan sungguh-sungguh adalah sumber daya manusia yang berkualitas. (lkf/ral)

 

Artikel Terkait