22 Januari 2026 | Tim Media UISI

Bukan Sekadar Pengabdian, Mahasiswa Sistem Informasi UISI Cetak Sejarah Digitalisasi OSIS di Gresik Melalui Aplikasi Manajemen Program Kerja

Di tangan tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Sistem Informasi Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), kerumitan administrasi OSIS di Gresik kini resmi berganti wajah menjadi sistem digital yang cerdas dan efisien.

UISI - Lupakan tumpukan proposal kertas yang berdebu atau catatan kegiatan yang sering hilang terselip di laci meja organisasi. Di tangan tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Sistem Informasi Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), kerumitan administrasi OSIS di Gresik kini resmi berganti wajah menjadi sistem digital yang cerdas dan efisien. Melalui Aplikasi Manajemen Program Kerja, mereka tidak hanya menjalankan tugas kampus, tetapi sedang menanamkan standar baru kepemimpinan modern bagi calon pemimpin masa depan.

Inovasi ini lahir dari sebuah kepedulian mendalam terhadap kendala yang sering dialami siswa, seperti sistem pencatatan yang masih manual dan sulitnya memantau perkembangan program. Tim yang dipimpin oleh Grandys Frieska Prassida, Ph.D., melihat bahwa teknologi harus hadir untuk menyederhanakan proses yang selama ini dianggap rumit oleh para pengurus OSIS. Dengan pendekatan ini, transformasi tata kelola bukan lagi sekadar impian, melainkan kenyataan yang bisa dirasakan langsung di lingkungan sekolah.

Perjalanan digitalisasi ini menyasar lima sekolah besar di Kabupaten Gresik, mulai dari SMK Semen Gresik, SMK Islamic Qon, hingga SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Pelaksanaan yang dimulai sejak November 2025 hingga Januari 2026 ini memberikan pengalaman baru bagi pengurus OSIS dalam mengelola agenda organisasi secara transparan. Mereka kini bisa merencanakan dan mengevaluasi seluruh kegiatan sekolah hanya melalui layar laptop atau gawai dalam satu sistem terpadu.

Kehebatan aplikasi ini tidak lepas dari sentuhan tangan mahasiswa Sistem Informasi UISI yang menerapkan ilmu pemrograman dan basis data dari bangku kuliah. Berbagai mata kuliah teknis seperti Pemrograman Web hingga Pengembangan Perangkat Lunak diaplikasikan secara nyata untuk membantu sesama. Sinergi antara teori di kampus dan kebutuhan masyarakat inilah yang menjadi kunci suksesnya implementasi teknologi di sekolah-sekolah sasara.

 

Selama masa pendampingan, para siswa diajarkan cara mengoperasikan fitur-fitur aplikasi yang telah dirancang agar ramah pengguna dan mudah dipahami oleh orang awam. Hasilnya, peningkatan keterampilan digital pengurus OSIS terlihat sangat nyata melalui cara mereka mendokumentasikan rencana kegiatan secara rapi. Efisiensi ini tentu berdampak positif bagi pihak sekolah dan pembina dalam memantau setiap langkah kegiatan siswa secara real-time.

Langkah luar biasa ini membuktikan bahwa Program Studi Sistem Informasi UISI merupakan pelopor perubahan digital yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Transformasi digital ini diharapkan terus berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi organisasi sekolah lainnya di seluruh penjuru daerah. Kini, pemimpin masa depan dari Gresik siap melangkah lebih cepat karena administrasi mereka sudah berada di level yang lebih tinggi.

Artikel Terkait