Potret Dewi Annisa Yakin, S.T.
Potret Dewi Annisa Yakin, S.T.
15 Maret 2019 | Tim Media UISI

Dewi Annisa Yakin, Alumni UISI Salah Satu Pionir UISI Media

Dewi Anisa Yakin, alumni UISI yang menjadi salah satu pionir berdirinya media kampus UISI Media

Dewi Annisa Yakin, S.T. (23), merupakan alumni angakatan pertama Departemen Manajemen Rekayasa yang lulus pada tahun 2017. Annisa, sapaan akrabnya, saat ini sedang melanjutkan studi magister di Jakarta. Saat masih menempuh jenjang pendidikan sarjana di Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Annisa terkenal sebagai mahasiswa yang aktif. Keaktifannya tersebut terbukti melalui pengalamannya menjadi pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), menjadi salah satu reporter kampus lewat UISI Media, menjadi asisten laboratorium, trainer, Office of International Affairs, dan character building.

Berbagai rentetan kegiatan yang menguras waktu dianggap sebagai sesuatu yang berat dan melelahkan oleh sebagian orang. Wanita kelahiran Surabaya ini menganggap hal tersebut dapat dilalui dengan baik apabila menerapkan manajemen waktu yang benar. “Saya benar-benar menuliskan, role untuk saya saat ini itu apa? Mulai dari tanggung jawab, tugas-tugas, dan juga deadline. Saya jabarkan semua dan membuat skala prioritas dan risiko yang mungkin terjadi. Jadi saya bisa menyelesaikan semuannya, memenuhi target waktu dan kualitas karya atau pekerjaan yang diberikan “ ucap Annisa ketika ditanya bagaimana cara manajemen waktu ala dia.

Banyaknya organisasi dan kegiatan yang dia jalankan tentu saja dapat menambah wawasan juga pengalaman. Selain itu, kegiatan-kegiatan tersebut dimanfaatkan Annisa sebagai media untuk menyalurkan hobi sekaligus mengasah kemampuannya. Dari seluruh kegiatan yang ia lakukan, Annisa sangat menyukai hal yang bersangkutan dengan media dan tulis menulis. Kegemarannya dalam bidang tulis menulis mengantarkan Annisa menjadi salah satu anggota organisasi media kampus di tahun 2015. Organisasi yang berdiri dengan nama UISI Media ini menjadi batu loncatan bagi Annisa untuk mengembangkan potensi dirinya dalam bidang tulis menulis dan komunikasi. Siapa sangka, wanita yang lahiir pada 19 Agustus ini adalah salah satu pionir dalam sejarah berdirinya UISI Media.

Dari UISI Media, Annisa belajar bagaimana caranya membuat pertanyaan yang mampu menjaring banyak informasi, memunculkan skeptisisme dalam diri sehingga narasumber dapat memberikan semua informasi terkait secara mendalam dan rinci. Ia juga belajar banyak mengenai teknik penulisan yang baik dan benar sesuai kaidah penulisan seperti KBBI dan PUEBI.

Ada pepatah mengatakan, “pengalaman adalah guru yang paling berharga”. Begitu pula segudang pengalaman yang Annisa peroleh pada saat menjadi anggota UISI Media kini menjadi pelajaran berharga. “Pengalaman paling seru itu waktu menulis berita mengenai Forum Teknologi UISI bersama Dr. Eng. Bayu Indrawan, S.E., S.T., M.T. selaku direktur dari Center of Waste Management Indonesia. Karena ide yang beliau utarakan menarik dan sampai akhirnya beliau menjadi tokoh utama dalam skripsi saya.” jelasnya.

Melalui sosok Dewi Annisa Yakin, kita dapat mengambil sedikit pelajaran yang dapat pula kita terapkan. Apabila hobi dan kesenangan yang dimiliki disalurkan ke tempat yang seesuai, maka kemampuan yang dimiliki akan jauh lebih meningkat dan dapat memberikan keuntungan serta pengalaman yang berharga.

(nov/kei)

Artikel Terkait