Gandeng Pakar Penjaminan Mutu ITS, UISI Siap Gebrak Akreditasi Unggul
Gresik, [18 September 2026] — Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) menggelar kegiatan pemaparan PPEP (Pelaporan Pencapaian Evaluasi Program) sebagai bagian dari upaya strategis mendukung pencapaian Akreditasi Unggul. Acara berlangsung di Ruang Auditorium Kampus B UISI dan menghadirkan Prof. Sri Gunani Partiwi, Direktur Penjaminan Mutu Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), sebagai pemateri utama.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, staf penjaminan mutu, serta tim penyusun laporan akreditasi UISI. Kehadiran Prof. Sri Gunani Partiwi diharapkan memberikan perspektif baru dan strategi konkret dalam mempersiapkan dokumen serta sistem penjaminan mutu yang selaras dengan standar Akreditasi Unggul.

Akreditasi Unggul sebagai Komitmen Bersama
Dalam sambutannya, Rektor UISI menyampaikan bahwa pencapaian Akreditasi Unggul bukan sekadar target administratif, melainkan wujud nyata komitmen institusi terhadap kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi UISI untuk menyatukan langkah, menyelaraskan pemahaman, dan memperkuat kolaborasi seluruh unit dalam menyongsong Akreditasi Unggul," ujarnya.

Paparan Prof. Sri Gunani Partiwi: PPEP sebagai Cermin Mutu Institusi
Dalam paparannya, Prof. Sri Gunani Partiwi menjelaskan bahwa PPEP merupakan instrumen krusial dalam sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi. Menurutnya, PPEP bukan hanya dokumen formalitas, tetapi cerminan sejauh mana institusi mampu mengevaluasi, mengukur, dan meningkatkan kualitasnya secara berkelanjutan.
"PPEP bukan sekadar dokumen administratif, melainkan cerminan komitmen institusi terhadap kualitas. Dibutuhkan kolaborasi seluruh unit untuk memastikan setiap indikator terpenuhi dengan baik," tegasnya.
Beliau juga memaparkan beberapa poin penting, antara lain:
- Pemahaman indikator Akreditasi Unggul — Peserta diajak memahami kriteria penilaian secara mendalam, termasuk aspek tata kelola, kualitas lulusan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
- Strategi penyusunan laporan evaluasi diri — Teknik pengumpulan data, penyajian bukti kinerja yang valid, serta penulisan narasi yang kuat dan berbasis data.
- Praktik terbaik dari ITS — Pengalaman ITS dalam membangun budaya mutu yang konsisten dan berkelanjutan.
- Tantangan dan solusi — Diskusi mengenai kendala umum dalam proses akreditasi serta langkah-langkah mengatasinya.

Diskusi Aktif dan Rekomendasi Strategis
Sesi pemaparan dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara peserta dan pemateri. Para peserta antusias mengajukan pertanyaan seputar strategi pengumpulan data, penyusunan bukti kinerja, hingga cara membangun kesadaran mutu di seluruh lapisan sivitas akademika.
Dari kegiatan ini, dihasilkan beberapa rekomendasi strategis, antara lain:
- Penguatan koordinasi antar unit di lingkungan UISI dalam pengumpulan data dan bukti kinerja.
- Penyusunan roadmap penjaminan mutu menuju Akreditasi Unggul dengan timeline yang jelas.
- Peningkatan kapasitas tim penyusun laporan melalui pelatihan berkelanjutan.
- Monitoring dan evaluasi berkala terhadap kesiapan akreditasi.
Menuju UISI yang Unggul
Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan cendera mata dari UISI kepada Prof. Sri Gunani Partiwi sebagai bentuk apresiasi atas ilmu dan pengalaman yang dibagikan.
Melalui pemaparan PPEP ini, UISI semakin memantapkan langkah menuju Akreditasi Unggul. Seluruh sivitas akademika diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam mewujudkan budaya mutu yang berkelanjutan, karena pencapaian Akreditasi Unggul merupakan tanggung jawab bersama.
"Dengan kolaborasi dan komitmen seluruh pihak, kami optimis UISI dapat meraih Akreditasi Unggul dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan Indonesia," pungkasnya.
(RNU)