Mahasiswa Sisfor UISI di Konferensi Nasional STTAL
Mahasiswa Sisfor UISI di Konferensi Nasional STTAL
12 Agustus 2026 | Tim Media UISI

Mahasiswa Sistem Informasi UISI Presentasikan Riset AI pada Konferensi Nasional STTAL

Mahasiswa Sistem Informasi UISI mempresentasikan riset Artificial Intelligence untuk logistik maritim pada Konferensi Nasional STTAL sebagai wujud inovasi dan budaya riset berbasis industri.

Gresik – Kemampuan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan di berbagai sektor industri, termasuk logistik maritim. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) kembali menunjukkan kualitas akademiknya melalui sebuah riset inovatif yang berhasil dipresentasikan pada Konferensi Nasional yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL).

 

Mhs SI UISI pada Konferensi Nasional STTALCapaian ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di UISI tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang mampu menjawab kebutuhan dunia industri. Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan dosen, berbagai gagasan yang lahir di ruang kelas mampu berkembang menjadi karya ilmiah yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Didampingi dosen pembimbing Putri Amelia, tim mahasiswa Sistem Informasi UISI mengangkat penelitian mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung optimalisasi sistem logistik maritim. Penelitian tersebut membandingkan performa dua algoritma machine learning, yaitu Random Forest dan XGBoost, dalam memprediksi waktu pengiriman sekaligus mengklasifikasikan risiko rute distribusi menggunakan pendekatan interpretasi SHAP (SHapley Additive Explanations).

Melalui pemanfaatan dataset logistik multidimensi dari India periode 2021–2024, tim berhasil mengolah 24 variabel yang berasal dari empat dimensi operasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih cepat, akurat, dan efisien dalam mendukung sistem logistik modern.

Menariknya, ide penelitian tersebut lahir dari proses pembelajaran pada mata kuliah Machine Learning di Program Studi Sistem Informasi UISI. Hal ini menjadi gambaran nyata bahwa pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang diterapkan di UISI mampu mendorong mahasiswa mengembangkan solusi atas permasalahan nyata melalui pendekatan ilmiah dan teknologi terkini.

Mahasiswa SI UISI pada Konferensi Nasional STTAL

Penelitian yang dipresentasikan pada Konferensi Nasional STTAL yang berlangsung pada 4 Juni 2026 tersebut diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat. Dalam kurun waktu dua hari, tim berhasil melakukan pengumpulan data dari platform Kaggle, pengolahan data, visualisasi hasil analisis, hingga menyusun naskah ilmiah sebelum akhirnya dinyatakan lolos sebagai peserta presentasi pada forum akademik nasional tersebut.

Di balik capaian tersebut, terdapat kerja sama tim yang solid. Delegasi UISI terdiri atas Muhamad Saikhul Basir, Nur Haliza, Dinar Putra Mubarok, dan Fanny Risma Auliasari. Meskipun sempat menghadapi tantangan saat mempresentasikan hasil penelitian di hadapan peserta dan penguji, mereka mampu menunjukkan performa terbaik berkat persiapan yang matang, latihan yang konsisten, serta penguasaan materi yang baik.

Keikutsertaan mahasiswa UISI dalam forum ilmiah nasional ini tidak hanya menjadi pencapaian akademik yang membanggakan, tetapi juga membuka peluang publikasi karya ilmiah dalam prosiding nasional sekaligus memperluas pengalaman mahasiswa dalam budaya riset. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk meningkatkan kompetensi berpikir kritis, kemampuan analitis, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia profesional maupun akademik di masa depan.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Internasional Semen Indonesia sebagai perguruan tinggi berbasis industri yang terus mendorong lahirnya inovasi melalui riset dan kolaborasi. Melalui ekosistem pembelajaran yang adaptif, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi lulusan yang siap memasuki dunia kerja, tetapi juga menjadi insan akademik yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan melalui pemanfaatan teknologi.

Mhs SI UISI pada Konferensi Nasional STTAL

Pada akhirnya, setiap riset yang lahir dari ruang-ruang belajar di UISI bukan sekadar menjadi karya ilmiah, tetapi juga menjadi langkah awal menuju lahirnya inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Sebab, setiap prestasi besar selalu diawali oleh keberanian untuk mencoba, semangat untuk terus belajar, dan keyakinan bahwa tidak ada batasan bagi mereka yang berani melangkah.

(dhk)

Artikel Terkait